Pencarian
Banner
Sinta Risteke-Jurnal
Login Member
Username:
Password :
Statistik

Total Hits : 13105
Pengunjung : 3827
Hari ini : 3
Hits hari ini : 24
Member Online : 16
IP : 18.232.147.215
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

alanrm82    
Agenda
25 April 2019
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sanata Dharma (LPPM USD) merupakan hasil reorganisasi dua lembaga, yaitu Lembaga Penelitian USD (LPUSD) dan Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM USD). Kedua lembaga tersebut memiliki sejarah pembentukan yang berbeda. Yang menjadi cikal bakal lembaga penelitian di Sanata Dharma adalah Lembaga Penyelidikan Pendidikan dan Pembinaan Kurikulum (LP3K) yang didirikan oleh Pater Verbeek pada tahun 1965. Lembaga tersebut semula diperuntukkan penyelenggaraan remedial course supaya para mahasiswa Sanata Dharma dapat melanjutkan studinya dengan lancar. Pada tahun 1980 Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah No.5 tahun 1980 tentang Struktur Organisasi Perguruan Tinggi, yang juga menetapkan pembentukan wadah khusus untuk kegiatan penelitian. Menanggapi keputusan pemerintah tersebut, pada tahun 1989 dibentuklah Pusat Penelitian Sanata Dharma (PPSD). Menyusul perubahan IKIP Sanata Dharma menjadi Universitas Sanata Dharma pada tahun 1993, pada tahun 1994 PPSD berubah menjadi menjadi Lembaga Penelitian Universitas Sanata Dharma (LPUSD). LPUSD bertugas mengelola kegiatan penelitian, penulisan karangan ilmiah, pertemuan ilmiah, dan publikasi ilmiah atau penerbitan. Selain itu, LPUSD juga mengkoordinasi sepuluh pusat, yaitu Pusat Pengembangan dan Pelatihan Bahasa (P3Bahasa), Pusat Pelayanan Tes dan Konsultasi Psikologi (P2TKP), Pusat Pengembangan dan Pelatihan Pariwisata (P3PAR), Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA), Pusat Pengembangan Manajemen (PPM), Pusat Pengembangan Ekonomi (PPE), Pusat Kajian Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia (PKBSBI), Pusat Informasi dan Penelitian Obat (PIPO), Pusat Studi dan Dokumentasi Sejarah Indonesia ?Indonesiana? (PSDSI), dan Pusat Penelitian dan Pelayanan Pendidikan (P4). Para pendahulu yang telah merintis dan mengembangkan Penelitian Sanata Dharma antara lain adalah Pater Verbeek, S.J.; Pater Dr. J.J. Spillane, S.J.; Prof. Dr. A. Supratiknya; Prof. Dr. P.J. Suwamo, S.H.; dan Dr. I. Praptomo Baryadi, M.Hum. 

Cikal bakal PPM adalah Kursus Pembimbing Tenaga Pembangunan Masyarakat di Sorowajan Yogyakarta yang didirikan oleh Pater Dr. A. Kuylaars, S.J. Kemudian menyusul pada bulan September 1965 didirikan Kursus Pertanian Taman Tani yang memberikan penataran kepada masyarakat umum terutama guru-guru sekolah dasar dan SLTP untuk mengintegrasikan pendidikan sekolah dan pembangunan masyarakat. Kemudian pada tahun 1990 dibentuk Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) yang pada mulanya bertugas mengelola kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Selanjutnya, setelah IKIP Sanata Dharma menjadi Universitas Sanata Dharma, PPM memiliki tugas yang lebih luas, yaitu mengelola kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu dharma dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Para Pendahulu yang telah merintis dan mengembangkan Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Sanata Dharma antara lain adalah Pater Dr. A. Kuylaars, S.J.; Drs. A. Aryanto, M.A.; Drs. A. Samana, M.Pd.; Dr. T. Sarkim, M.Ed.; Drs. H. Wahyudi, M.Si. 

Dalam perkembangan selanjutnya, kegiatan penelitian tidak dapat dipisahkan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Produk penelitian diarahkan untuk kepentingan masyarakat. Sudah tidak relevan lagi apabila penelitian hanya dimaksudkan untuk memenuhi kepuasan akademik pribadi seorang peneliti. Hasil-hasil penelitian diharapkan dapat memberikan sumbangan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Untuk itu, perlu diciptakan hubungan sinergis antara kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan tentu saja juga lembaga yang mengelola kegiatan tersebut. 

Dalam rangka mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih terpadu itulah, melalui Surat Tugas No. 008/Rektor/I/2005, Rektor USD membentuk sebuah Tim yang bertugas melakukan reorganisasi LPUSD dan PPM USD. Setelah bekerja selama kurang lebih enam bulan, Tim menghasilkan draf usulan reorganisasi LPUSD dan PPM USD menjadi LPPM USD. Setelah usulan itu diolah oleh pimpinan USD dan dimintakan persetujuan senat, LPPM USD disahkan oleh Rektor melalui Keputusan Rektor USD No. 272/Rektor/I/2006 pada tanggal 2 Januari 2006. LPPM USD bertugas mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, LPPM USD juga mengkoordinasi dua departemen dan sepuluh pusat studi. Departemen dan Pusat-pusat studi yang dikoordinasi dipaparkan pada 2.4 struktur organisasi LPPM USD.