Pencarian
Banner
Sinta Risteke-Jurnal
Login Member
Username:
Password :
Statistik

Total Hits : 16083
Pengunjung : 4369
Hari ini : 6
Hits hari ini : 54
Member Online : 16
IP : 54.86.132.30
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

alanrm82    
Agenda
27 June 2019
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6

Sjarah STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Tanggal : 02/07/2018, 13:37:52, dibaca 319 kali.

Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Kamal Nahdlatul Wathan Kembang Kerang, disingkat dengan STAI Darul Kamal NW, memiliki latar historis yang cukup panjang. Tidak sekedar asal-asalan, ide pendiriannya berawal dari proses analisis yang mendalam meliputi dasar pemikiran dan bangunan philosofi pendidikan Islam yang dicita-citakan. Realisasi gagasan itu dimulai dengan pertemuan (syura) intens Ketua Yayasan Ponpes Darul Kamal NW Kembang Kerang Kecamatan Aikmel Kabupaten. Lombok Timur yaitu TGH. Muhammad Ruslan Zain An-Nahdy dengan beberapa intelektual muda NW antara lain: Dr. H. Harapandi, MA; Jamaluddin, S, Ag, M.A; M. Habib Husnial Pardi, S, Pd, M.A; Zulyadain, SS, MA; Lukamanul Hakim, M.Ag, dan lainnya pada bulan September 2005, yang menghasilkan dua (2) agenda besar sebagai berikut: (1) Kesepakatan untuk mendirikan perguruan tinggi Islam Nahdlatul Wathan di Kembang Kerang; (2) Pembentukan Tim Pelaksana.

Selanjutnya, dilakukan berbagai persiapan sebagai berikut: pembagian job description, mengumpulkan dan mempelajari semua aturan-aturan, undang-undang, prosedur pendirian perguruan tinggi Islam, analisis temuan survey tentang potensi input, output serta dukungan human resources (SDM) yang dimiliki dan masyarakat setempat. Yang tidak kalah penting juga, komunikasi atau diskusi dengan pihak-pihak terkait dengan lembaga ini, diskusi ilmiah dengan beberapa civitas akademika perguruan tinggi lain, dan konsultasi dengan Kopertais Wilayah IV Surabaya, yang pada dasarnya mereka memberikan dukungan positif (meskipun dalam bentuk lisan). Sedangkan dukungan tertulis atau surat rekomendasi diperoleh dari beberapa instansi terkait sebagai berikut: Kepala Desa Kembang Kerang, Camat Kec. Aikmel, Bupati Kab. Lombok Timur, Gubernur Propinsi NTB, Kandepag Kab. Lotim, Kakanwil Propinsi NTB, Kepala Dikpora Propinsi NTB, dan dari beberapa Kepala Madrasah Aliyah.

Kesemua dukungan di atas telah melahirkan semangat besar, dan perasaan kondusif (khususnya) terhadap penyelesaian proposal izin pendirian yang telah dikirim ke Menteri Agama up. Direktorat Jenderal pendidikan Tinggi Islam dengan nama (pada awalnya) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Kamal NW Lotim meliputi Prodi. Pendidikan Agama Islam (S1), Prodi. Tadris Matematika (S1), Prodi. Tadris Bahasa Inggris (S1), Prodi. PGMI (S1), Program Diploma IV dan Program Akta IV. Namun, setelah proposal tersebut diproses/dikaji oleh Tim Penilai di pusat (Dirjen Pendidikan Tinggi Islam) tepatnya bulan September 2006, maka hanya satu Prodi. yang akan diproses lebih lanjut yaitu Prodi.Pendidikan Tinggi Agama Islam (PAI) jenjang Strata 1, dengan syarat harus memperbaiki proposal atau memenuhi beberapa kreteria yang belum lengkap pada proposal sebelumnya berdasarkan surat dari Dirjen Dj.II/Dt.II.III/I/PP.009/703/2006 tertanggal 8 Agustus 2006.

Setelah proposal perbaikan dikirim beberapa kali ke Pusat/ Menteri Agama RI up. Dirjen Pendidikan Tinggi Islam, respon yang kami terima bahwa Prodi. PAI dinilai sudah ada di PTAIS lain di Lombok Timur, maka kami diminta untuk mempersiapkan prodi alternatif yang lebih berpotensi (laik) untuk diselenggarakan. Secara etnografis-religious masyarakat Lombok dikenal dengan seribu masjid dan basisnya pondok pesantren, masyarakat yang agamis (sesuai dengan visi propinsi NTB menjadi daerah/masyarakat religius), maka usulan prodi. Tafsir Hadits adalah alternatif yang paling tepat dan strategis. Meskipun prodi ini masih kurang familiar bagi masyarakat Lombok, namun kami merasa optimis bahwa kehadiran prodi Tafsir Hadits yang diusulkan merupakan awal sejarah baru dan menjadi cikal bakal lahirnya Ulama-ulama besar di Lombok Nusa Tenggara Barat. Dan alhamdulillah, sejalan dengan komunikasi yang dilakukan secara continuitas dengan pusat/Dirjen Pendidikan Tinggi Islam dan pasca dilakukan visitasi, maka dalam kurun waktu tidak begitu lama, Dirjen Pendidikan Tinggi Islam memberikan mandate kepada Ketua Yayasan Ponpes Darul Kamal NW Kembang Kerang sebagai Badan Penyelenggara Pendidikan Tinggi Agama Islam Swasta (BP-PTAIS) untuk mengelola dan menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan persetujuan Izin Oprasional dengan nama SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) DARUL KAMAL NW KEMBANG KERANG PROGRAM STUDI TAFSIR HADITS STRATA 1 (S-1) berdasarkan SK Dirjen Nomor, Dj. I/421/2007 tanggal 1 November 2007.

Selanjutnya, mengacu pada visi dan misi STAI yang akan dibangun ke depan, program pendidikan yang dikembangkan yaitu Program Khusus Prodi Tafsir Hadits. Dengan program khusus ini, maka STAI akan menjadi sebuah perguruan Tinggi Islam yang berbeda dengan lainnya, meskipun identitas “Islam” yang disandang sama dengan PTAIN/PTAIS lainnya.

Karenanya, dengan bentuk dan nama STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang akan lebih memberikan peluang untuk memperluas dan mengembangkan perguruan Tinggi Islam unggul yang tidak saja terfokus pada Prodi Khusus Tafsir Hadits, namun juga untuk beberapa prodi lainnya baik pendidikan akademik dan professional. Dan pada akhirnya, dengan dukungan human resources (SDM) yang berkualitas, lingkungan masyarakat berbasis pesantren, kualitas kerja berorientasi ikhlas dari semua stakeholder, dukungan sarana prasarana yang memadai, dukungan legalitas pemerintah dan lokasi yang strategis dengan iklim yang kondusif, STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang lebih memastikan diri tampil ke depan dan kompetetif dengan ciri khas yang berbeda dengan perguruan tinggi Islam lainnya.



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas